Belakangan ini TikTok bkan cuma tempat buat cari hiburan atau scroll video sampai lupa waktu. Sekarang banyak juga orang yang menggunakan TikTok untuk jualan, promosi, bahkan mencari uang tambahan. Salah satu cara yang cukup populer adalah menjadi affiliate dan mempromosikan produk melalui Showcase TikTok.
Buat yang masih baru, mungkin istilah Showcase terdengar agak ribet. Padahal kalau dilihat secara sederhana, Showcase itu seperti etalase produk yang ada di akun TikTok kita. Produk-produk yang ingin kita rekomendasikan bisa dikumpulkan di sana. Jadi, ketika orang membuka profil kita, mereka bisa melihat barang yang kita promosikan.
Sebagai mahasiswa baru, menurut saya fitur ini cukup menarik untuk dicoba. Soalnya kita tidak harus punya toko atau stok barang sendiri. Kita tinggal memilih produk yang tersedia, lalu membuat konten untuk mempromosikannya. Kalau ada orang yang membeli melalui produk yang kita promosikan, kita bisa mendapatkan komisi sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk mulai menambahkan produk, tentunya akun TikTok kita harus sudah memiliki akses ke fitur affiliate atau TikTok Shop untuk kreator. Kalau aksesnya sudah tersedia, buka aplikasi TikTok dan masuk ke bagian profil. Setelah itu, cari menu yang berkaitan dengan TikTok Shop for Creator atau menu affiliate.
Setelah berhasil masuk, kita biasanya bisa melihat berbagai produk yang tersedia untuk dipromosikan. Pilihannya cukup banyak, mulai dari pakaian, skincare, makanan, aksesoris, sampai barang-barang elektronik. Tinggal cari produk yang menurut kita cocok.
Tapi menurut saya, jangan langsung tergoda memasukkan semua produk ke Showcase. Memang sih, semakin banyak produk terlihat seperti semakin banyak kesempatan. Tapi kalau semua barang dimasukkan secara asal, Showcase kita bisa terlihat random banget.
Misalnya, hari ini kita promosi buku, besok skincare, lalu tiba-tiba ada alat masak, kemudian aksesoris motor. Orang yang membuka profil mungkin jadi bingung sebenarnya kita sering membuat konten tentang apa.
Lebih baik pilih produk yang masih sesuai dengan tema akun. Kalau sering membuat konten kehidupan mahasiswa, kita bisa memasukkan produk seperti tempat minum, tas kuliah, alat tulis, perlengkapan kamar kos, atau aksesoris laptop. Dengan begitu, produk yang ada di Showcase terasa lebih nyambung dengan konten.
Setelah menemukan produk yang cocok, buka produk tersebut untuk melihat detailnya. Kalau sudah yakin ingin mempromosikannya, cari pilihan untuk menambahkan produk ke Showcase. Setelah dipilih, produk tersebut akan masuk ke daftar produk yang ada di profil kita.
Selanjutnya, coba cek bagian Showcase untuk memastikan produknya sudah muncul. Kalau sudah muncul, berarti langkah menambahkan produk berhasil. Namun, jangan berhenti sampai di situ. Produk yang hanya ditaruh di Showcase belum tentu langsung dilihat banyak orang.
Karena itu, kita perlu membuat konten yang berhubungan dengan produk tersebut. Kontennya bisa berupa review, unboxing, rekomendasi, atau pengalaman menggunakan produk. Tidak perlu terlalu serius juga. Justru konten yang santai dan natural kadang lebih enak ditonton.
Intinya, cara menambahkan produk ke Showcase TikTok sebenarnya cukup mudah. Setelah punya akses ke fitur affiliate, kita tinggal mencari produk, memilih produk yang cocok, lalu menambahkannya ke Showcase. Setelah itu, tinggal membuat konten semenarik mungkin.
Buat mahasiswa baru yang ingin mencoba mencari pengalaman atau uang tambahan, fitur ini lumayan menarik untuk dipelajari. Walaupun mungkin awalnya masih bingung dan belum langsung menghasilkan, setidaknya kita jadi belajar tentang dunia konten, promosi, dan bisnis digital.
Belakangan ini TikTok bkan cuma tempat buat cari hiburan atau scroll video sampai lupa waktu. Sekarang banyak juga orang yang menggunakan TikTok untuk jualan, promosi, bahkan mencari uang tambahan. Salah satu cara yang cukup populer adalah menjadi affiliate dan mempromosikan produk melalui Showcase TikTok.
Buat yang masih baru, mungkin istilah Showcase terdengar agak ribet. Padahal kalau dilihat secara sederhana, Showcase itu seperti etalase produk yang ada di akun TikTok kita. Produk-produk yang ingin kita rekomendasikan bisa dikumpulkan di sana. Jadi, ketika orang membuka profil kita, mereka bisa melihat barang yang kita promosikan.
Sebagai mahasiswa baru, menurut saya fitur ini cukup menarik untuk dicoba. Soalnya kita tidak harus punya toko atau stok barang sendiri. Kita tinggal memilih produk yang tersedia, lalu membuat konten untuk mempromosikannya. Kalau ada orang yang membeli melalui produk yang kita promosikan, kita bisa mendapatkan komisi sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk mulai menambahkan produk, tentunya akun TikTok kita harus sudah memiliki akses ke fitur affiliate atau TikTok Shop untuk kreator. Kalau aksesnya sudah tersedia, buka aplikasi TikTok dan masuk ke bagian profil. Setelah itu, cari menu yang berkaitan dengan TikTok Shop for Creator atau menu affiliate.
Setelah berhasil masuk, kita biasanya bisa melihat berbagai produk yang tersedia untuk dipromosikan. Pilihannya cukup banyak, mulai dari pakaian, skincare, makanan, aksesoris, sampai barang-barang elektronik. Tinggal cari produk yang menurut kita cocok.
Tapi menurut saya, jangan langsung tergoda memasukkan semua produk ke Showcase. Memang sih, semakin banyak produk terlihat seperti semakin banyak kesempatan. Tapi kalau semua barang dimasukkan secara asal, Showcase kita bisa terlihat random banget.
Misalnya, hari ini kita promosi buku, besok skincare, lalu tiba-tiba ada alat masak, kemudian aksesoris motor. Orang yang membuka profil mungkin jadi bingung sebenarnya kita sering membuat konten tentang apa.
Lebih baik pilih produk yang masih sesuai dengan tema akun. Kalau sering membuat konten kehidupan mahasiswa, kita bisa memasukkan produk seperti tempat minum, tas kuliah, alat tulis, perlengkapan kamar kos, atau aksesoris laptop. Dengan begitu, produk yang ada di Showcase terasa lebih nyambung dengan konten.
Setelah menemukan produk yang cocok, buka produk tersebut untuk melihat detailnya. Kalau sudah yakin ingin mempromosikannya, cari pilihan untuk menambahkan produk ke Showcase. Setelah dipilih, produk tersebut akan masuk ke daftar produk yang ada di profil kita.
Selanjutnya, coba cek bagian Showcase untuk memastikan produknya sudah muncul. Kalau sudah muncul, berarti langkah menambahkan produk berhasil. Namun, jangan berhenti sampai di situ. Produk yang hanya ditaruh di Showcase belum tentu langsung dilihat banyak orang.
Karena itu, kita perlu membuat konten yang berhubungan dengan produk tersebut. Kontennya bisa berupa review, unboxing, rekomendasi, atau pengalaman menggunakan produk. Tidak perlu terlalu serius juga. Justru konten yang santai dan natural kadang lebih enak ditonton.

